Penyiapan Bahan Ujian Nasional (Jumlah Butir Soal dan Alokasi Waktu Ujian) Tahun Pelajaran 2010/2011

PENYIAPAN BAHAN UJIAN NASIONAL

Sesuai dengan Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 015 Tahun 2011 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Ujian Nasional

(1)    Mata    pelajaran  yang  diujikan,  bentuk  ujian, dan bahan ujian sesuai dengan pasal 9 Peraturan  Menteri  Pendidikan  Nasional  RI  Nomor  46  Tahun  2010 beserta  Prosedur Operasi Standar (POS) Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2010/2011;

(2)    Jumlah butir soal dan alokasi waktu ujian untuk masing-masing satuan pendidikan adalah sebagai berikut :

a.   SMP, MTs dan SMPLB

NO. Mata Pelajaran Jumlah Butir Soal Alokasi Waktu
1. Bahasa Indonesia 50 120 menit
2. Matematika 40 120 menit
3. Bahasa Inggris 50 120 menit
4. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) 40 120 menit

b.    SMA / MA Program IPA

No. Mata Pelajaran Jumlah Butir Soal Alokasi Waktu
1. Bahasa Indonesia 50 120 menit
2. Bahasa Inggris 50*) 120 menit
3. Matematika 40 120 menit
4. Fisika 40 120 menit
5. Kimia 40 120 menit
6. Biologi 40 120 menit

*)   terdiri dari 15 soal Listening Comprehension atau 15 soal reading untuk penyandang tunarungu dan 35 soal Pilihan Ganda

c.   SMA / MA Program IPS

No. Mata Pelajaran JumlahButir Soal Alokasi Waktu
1. Bahasa Indonesia 50 120 menit
2. Bahasa Inggris 50*) 120 menit
3. Matematika 40 120 menit
4. Ekonomi 40 120 menit
5. Sosiologi 50 120 menit
6. Geografi 50 120 menit

*) terdiri dari 15 soal Listening Comprehension atau 15 soal reading untuk penyandang tunarungu dan 35 soal Pilihan Ganda

d.   SMA / MA Program Bahasa

No. Mata Pelajaran Jumlah Butir Soal Alokasi Waktu
1. Bahasa Indonesia 50 120 menit
2. Bahasa Inggris 50*) 120 menit
3. Matematika 40 120 menit
4. Sastra Indonesia 40 120 menit
5. Sejarah Budaya/Antropologi 50 120 menit
6. Bahasa Asing **) Bahasa Arab Bahasa Jepang 

Bahasa Jerman Bahasa Prancis Bahasa Mandarin

50 120 menit

*) terdiri dari 15 soal Listening Comprehension atau 15 soal reading untuk penyandang tunarungu dan 35 soal Pilihan Ganda

**) Sesuai dengan pilihan

e.   MA Program Keagamaan

No. Mata Pelajaran Jumlah Butir Soal Alokasi Waktu
1. Bahasa Indonesia 50 120 menit
2. Bahasa Inggris 50*) 120 menit
3. Matematika 40 120 menit
4. Tafsir 50 120 menit
5. Hadis 50 120 menit
6. Fikih 50 120 menit

*)     terdiri dari 15 soal Listening Comprehension atau 15 soal reading untuk penyandang tunarungu dan 35 soal Pilihan Ganda

f.    SMALB Kekhususan Tunanetra (A), Tunadaksa (D), dan Tunalaras (E)

NO. Mata Pelajaran Jumlah Butir Soal Alokasi Waktu
1. Bahasa Indonesia 50 120 menit
2. Matematika 40 120 menit
3. Bahasa Inggris 50 *) 120 menit

*)     terdiri dari 15 soal Listening Comprehension dan 35 soal Pilihan Ganda

g.   SMALB Kekhususan Tunarungu (B)

NO. Mata Pelajaran Jumlah Butir Soal Alokasi Waktu
1. Bahasa Indonesia 50 120 menit
2. Bahasa Inggris 50 120 menit
3. Matematika 40 120 menit

h.   SMK

NO. Mata Pelajaran Jumlah Butir Soal Alokasi Waktu
1. Bahasa Indonesia 50 120 menit
2. Matematika *) 40 120 menit
3. Bahasa Inggris**) 50 120 menit
4. Kompetensi Keahlian Kejuruan ***) 

a. Teori Kejuruan

b. Praktik Kejuruan

40 

1 paket

120 menit 

18-24 jam

*)     bahan ujian Matematika terdiri atas 3 (tiga) kelompok yaitu SMK kelompok :

a.     teknologi, kesehatan, dan pertanian,

b.    pariwisata, seni dan kerajinan, teknologi kerumahtanggaan; pekerjaan sosial, dan administrasi perkantoran,

c.     program keahlian akutansi dan penjualan.

**)    terdiri dari 15 soal Listening Comprehension atau 15 soal reading untuk peserta Tunarungu dan 35 soal Pilihan Ganda.

***)  Ujian teori dan praktik kejuruan dilaksanakan sebelum pelaksanaan UN.

(3)    Bagi peserta tunanetra disediakan naskah soal dalam bentuk braille dan diberi tambahan waktu 30 menit untuk masing-masing mata pelajaran;

(4)    Bagi  peserta  yang  mempunyai  kelainan  pengelihatan  (Low  Vision) yang  memerlukan bahan ujian dengan ukuran huruf tertentu akan diberikan bahan ujian dengan ukuran huruf yang sesuai setelah terlebih dahulu melaporkan ke Panitia Provinsi dengan alat bukti yang sah;

(5)    Penyiapan bahan Ujian Nasional baik untuk Ujian Utama maupun Ujian Susulan disiapkan secara nasional oleh Kemendiknas dalam bentuk master copy siap cetak;

(6)    Penggandaan naskah soal Ujian Nasional dilakukan di tingkat Provinsi sesuai pasal 13 Peraturan Mendiknas RI Nomor : 46 Tahun 2010, beserta lampirannya;

(7)    Pencetakan dan pendistribusian bahan ujian:

a.      Panitia  Provinsi  melaksanakan  penggandaan  dan  pendistribusian  bahan  Ujian Nasional yang naskah soalnya dibuat oleh pusat mencakup Naskah Soal, Daftar Hadir, Berita Acara dan kelengkapan lainnya;

b.     Panitia  Provinsi  melaksanakan  pengadaan  dan  pendistribusian  Lembar Jawaban Ujian Nasional (LJUN)  ke sekolah/madrasah penyelenggara ujian melalui  Panitia Penyelenggara Ujian Nasional Kabupaten/Kota dan atau Tim Koordinasi/Kelompok Kerja/Sub Rayon/Gugus di Kabupaten/Kota;

c.      Sekolah/madrasah penyelenggara ujian mengambil bahan ujian yang naskah soalnya disiapkan pusat setiap  hari sesuai jadwal  pelaksanaan   ujian ke Tim Koordinasi/Kelompok Kerja/Sub Rayon/Gugus setempat yang diatur lebih lanjut oleh Panitia Kabupaten/Kota;

d.     Hasil pencetakan naskah soal per mata pelajaran per ruang ujian sebanyak 5 paket dimasukkan ke dalam amplop.

e.     Naskah  soal  ujian  nasional  dan  LJUN  cadangan  dimasukkan  ke  dalam  amplop cadangan masing-masing sebanyak 1 eksemplar setiap paket.

f.      Naskah soal ujian teori kejuruan terdiri dari 2 paket soal.

g.     Soal ujian praktik kejuruan untuk setiap kompetensi keahlian rata-rata terdiri atas 3 paket soal.  Peserta  ujian  mengikuti  salah  satu  paket  yang  ditugaskan  oleh penyelenggara tingkat satuan pendidikan.

Selengkapnya mengenai Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 015 Tahun 2011 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Ujian Nasional silahkan KLIK disini
——————-
Sumber : Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 015 Tahun 2011 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Ujian Nasional.
Artikel Terkait:
About these ads

6 Tanggapan

  1. thanks banget ne artikelnya….tapi klo untuk MI/SD kok lum ada ya….kita tunggu om…infonya..

  2. punya kisi-kisi ujian sekolah sd???

  3. Banar tidak Pak:
    Bahwa yang diujikan Nasional diujikan juga di sekolah? Jika benar saya punya komentar:
    1. Pembuat soal di sekolah mungkin akan membuat soal bermacam-macam kualitas.
    2.Pengawasannya ya “seadanya”.
    3. Anak sekolah dibebani terlalu banyak?
    4. Kualitas lulusan beda dengan sebelumnya.
    Terima kasih. Salam hormat bagi pembaca!

    • Pak Amlen, berkait dengan itu memang ada gejala kearah sana, Namun tentang hal ini belum ada aturan yang eksplisit mengaturnya. Tentang kualitas soal dan pengawasan memang akan lain dengan Ujian Nasional, kalau masalah beban menurut saya dengan Ujian Nasional inipun anak sudah full beban, mungkin bisa kita anggap Ulangan akhir semester 6 untuk kelas 9 ini sebagai Try Out menuju Ujian Nasional..

Komentar ditutup.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 225 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: