Informasi Terbaru & Penting Bagi Calon Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2012

Situs sergur.pusbangprodik.org merilis informasi terbaru dan penting Sertifikasi Guru 2012 untuk diketahui para calon peserta Sertifikasi Guru Tahun 2012. Informasi ini mencakup beberapa hal berikut:

Persyaratan Peserta 

  • Guru yang masih aktif mengajar di sekolah di bawah binaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  • Memiliki kualifikasi akademik sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV) dari program studi yang terakreditasi atau minimal memiliki izin penyelenggaraan.
  • Guru yang diangkat dalam jabatan pengawas dengan ketentuan:
    • bagi pengawas satuan pendidikan selain dari guru yang diangkat sebelum berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru (1 Desember 2008), atau
    • bagi pengawas selain dari guru yang diangkat setelah berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru harus pernah memiliki pengalaman formal sebagai guru.
  • Guru bukan PNS pada sekolah swasta yang memiliki SK sebagai guru tetap dari penyelenggara pendidikan (guru tetap yayasan), sedangkan guru bukan PNS pada sekolah negeri harus memiliki SK pengangkatan sebagai guru dari Bupati/Walikota.
  • Sudah menjadi guru pada saat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen ditetapkan (30 Desember 2005).
  • Pada tanggal 1 Januari 2013 belum memasuki usia 60 tahun.
  • Memiliki nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK).
  • Guru dan guru yang diangkat dalam jabatan pengawas satuan pendidikan yang BELUM memiliki kualifikasi akademik S-1/D-IV apabila:
    • pada 1 Januari 2012 sudah mencapai usia 50 tahun dan mempunyai pengalaman kerja 20 tahun sebagai guru, atau
    • mempunyai golongan IV/a atau memenuhi angka kredit kumulatif setara dengan golongan IV/a (dibuktikan dengan SK kenaikan pangkat).

Daftar calon peserta sertifikasi guru yang ditampilkan sesuai dengan data yang tersimpan dalam data NUPTK yang telah diperbaiki sampai dengan tanggal 1 Desember 2011 dan diurutkan berdasar kriteria berturut turut:

  1. Usia.Usia dihitung berdasarkan tanggal, bulan, dan tahun kelahiran yang tercantum dalam akta kelahiran atau bukti lain yang sah.
  2. Masa Kerja.Masa kerja dihitung sejak yang bersangkutan bekerja sebagai guru baik sebagai PNS maupun bukan PNS.
  3. GolonganPangkat/golongan adalah pangkat/golongan terakhir yang dimiliki guru saat dicalonkan sebagai peserta sertifikasi guru. Kriteria ini adalah khusus untuk guru PNS atau guru bukan PNS yang telah memiliki SK Inpassing.

Guru yang dapat langsung masuk mengisi kuota sertifikasi guru adalah sebagai berikut.

  • Semua guru yang diangkat dalam jabatan pengawas yang memenuhi persyaratan dan belum memiliki sertifikat pendidik.
  • Guru dan kepala sekolah berprestasi peringkat 1 tingkat provinsi atau peringkat 1, 2, dan 3 tingkat nasional, atau guru yang mendapat penghargaan internasional yang belum mengikuti sertifikasi guru dalam jabatan pada tahun 2007 s.d 2011.
  • Semua guru yang mengajar di daerah perbatasan, terdepan, terluar yang memenuhi persyaratan.

Daftar daerah di daerah perbatasan, terdepan, terluar

(Sumber data dari RPJM 2010-2014 Bappenas, 17 Desember 2009 dan Update data Bappenas, 15 Januari 2010)

No Propinsi Kabupaten/Kota Kecamatan
1. N A D 1.1 Kota Sabang 1. Suka Jaya
2. Suka Karya
2. Sumatera Utara 2.1. Kab. Serdang Bedagai 1. Bandar Khalifa
2. Tanjung Beringin
3. Teluk Mengkudu
3. Riau 3.1. Kab. Bengkalis 1. Bengkalis
2. Rupat Utara
3.2. Kab. Indragiri Hilir 1. Keteman
2. Pulau Burung
3.3. Kab. Rokan Hilir 1. Kubu
2. Sinaboi
3. Pasirlimau Kapuas
3.4. Kota Dumai 1. Sungai Sembilan
3.5. Kab. Kep. Meranti 1. Rangsang Barat
4. Kalimantan Barat 4.1. Kab. Sambas 1. Paloh
2. Sajingan Besar
4.2. Kab. Sintang 1. Ketungau Hulu
2. Ketungau Tengah
4.3. Kab. Kapuas Hulu 1. Badau
2. Batang Lupar
3. Embaloh Hulu
4. Empanang
5. Puring Kencana
6. Puttussibau Selatan
7. Puttussibau Utara
4.4. Kab. Bengkayang 1. Jagoi Babang
2. Siding
4.5. Kab. Sanggau 1. Entikong
2. Sekayam
5. Kalimantan Timur 5.1. Kab. Malinau 1. Kayan Hilir
2. Kayan Hulu
5.2. Kab. Nunukan 1. Krayan
2. Krayan Selatan
3. Lumbis
4. Nunukan
5. Sebatik
6. Sebuku
7. Sebakung
5.3. Kab. Kutai Barat 1. Long Apari
2. Long Pahangai
6. Sulawesi Utara 6.1. Kab. Sangihe 1. Kandahe
2. Manganittu
3. Tabukan Selatan
4. Tabukan Utara
5. Tamako
6.2. Kab. Kepulauan Talaud 1. Beo
2. Essang
3. Kabaruan
4. Karatung
5. Khusus Miangas
6. Lirung
7. Nanusa
8. Rainis
7. Maluku 7.1. Kab. Maluku Tenggara Barat 1. Kormomolin
2. Nirunmas
3. Selaru
4. Tinimbar Selatan
5. Tinimbar Utara
6. Wermaktian
7. Wertamian
8. Wuarlabobar
9. Yaru
7.2. Kab. Maluku Barat Daya 1. Babar Timur
2. Letimoa Lakor
3. Mdona Heira
4. P.P. Babar
5. Terselatan
6. Wetar
7.3. Kab. Kep. Aru 1. Aru Selatan
2. Aru Selatan Timur
3. Aru Tengah
4. Aru Tengah Selatan
5. Aru Tengah Timur
6. Aru Utara
7. P.P. Aru
8. NTT 8.1. Kab. Kupang 1. Amfaong Timur
8.2. Kab. Timor Tengah Utara 1. Insana
2. Insana Utara
3. Miaomaffo Barat
4. Miaomaffo Timur
8.3. Kab. B E L U 1. Kakuluk Mesek
2. Kobalima
3. Kobalima Timur
4. Lamaknen
5. Lamaknen Selatan
6. Lasiolat
7. Ringhat
8. Tasifeto Timur
9. Tasipeto Barat
8.4. Kab. A L O R 1. Alor Barat Daya
2. Alor Barat Laut
3. Alor Selatan
4. Alor Timur
5. Pantar
6. Teluk Mutiara
8.5. Kab. Rote Ndao 1. Rote Barat Daya
9. Papua 9.1. Kab. Merauke 1. Eligobel
2. Merauke
3. Nauken Jarai
4. Sota
5. Ulilin
6. Kimaam
9.2. Kab. Keerom 1. Arso
2. Senggi
3. Towe
4. Waris
5. Web
9.3. Kab. Boven Digul 1. Jair
2. Mindiptana
3. Ninati
4. Waropko
9.4. Kab. Pegunungan Bintang 1. Batom
2. Iwur
3. Kiwirok
4. Kiwirok Timur
5. Okbibab
6. Oksibil
7. Tinibil 1
8. Tinibil 2
9.5. Kab. Supiori 1. Supiori Utara
9.6. Kota. Jayapura 1. Muara Tami
10. Maluku Utara 10.1. Kab. Morotai 1. Morotai Jaya
2. Morotai Selatan
3. Morotai Selatan Barat
4. Morotai Timur.
5. Morotai Utara
11. Kepulauan Riau 11.1. Kab. Natuna 1. Bunguran Timur
2. Bunguran Utara
3. Pulau Laut
4. Serasan
5. Subi
11.2. Kab. Anambas 1. Siantan
11.3. Kab. Bintan 1. Bintan Pesisir
11.4. Kab. Karimun 1. Tebing
11.5. Kota Batam 1. Belakang Padang
2. Nongsa
12. Papua Barat 12.1. Kab. Raja Ampat 1. Kep. Ayau
2. Waigeo Utara
Beberapa aktifitas yang harus dilakukan
  • Cek dalam daftar calon peserta menggunakan tombol pencarian dengan memasukkan NUPTK
  • Jika nama Anda termasuk dalam daftar calon peserta segera hubungi dinas pendidikan setempat untuk mendapatkan Format A0
  • Mengoreksi dan memperbaiki data pada Format A0 (data ini tidak boleh salah karena kemudian akan digunakan sebagai acuan untuk sertifikat pendidik)Data yang dikoreksi adalah nama lengkap harus sesuai dengan dokumen lainnya (ijasah atau SK PNS); golongan (bagi PNS); tempat dan tanggal lahir; ijasah, tahun lulus, dan nama perguruan tinggi; nama sekolah tempat mengajar. Dokumen yang dijadikan acuan verifikasi nama dan tempat tanggal lahir peserta bagi guru PNS adalah SK PNS, sedangkan bagi guru bukan PNS adalah ijasah terakhir dari perguruan tinggi.
  • Mengisi pola sertifikasi yang dipilih.
    • Pola portofolio bagi guru yang memiliki dan memenuhi skor minimal portofolio (kuota maksimal 1%).
    • Pola PLPG bagi guru yang tidak memenuhi skor minimal portofolio.
    • Pola pemberian sertifikat secara langsung (PSPL) bagi guru yang telah memenuhi syarat PSPL.
  • Menetapkan bidang studi yang akan disertifikasiBidang studi tersebut harus ditetapkan sendiri oleh guru yang bersangkutan sesuai dengan kompetensi yang dikuasainya. Harus disadari oleh guru bahwa bidang studi ini akan terus melekat dalam tugas mengajar yang akan dilaksanakan oleh guru selama guru tersebut mengajar. Dengan kata lain, guru harus konsisten dengan pilihannya secara profesional karena guru harus mengajarkan bidang studi atau mata pelajaran tersebut selama bertugas sebagai guru.Penetapan bidang studi sertifikasi mengikuti ketentuan sebagai berikut:
    • sesuai dengan program studi S-1 (linier),
    • apabila tidak sesuai (tidak linier) dengan program studi S-1, dapat menggunakan program studi D-III,
    • apabila tidak sesuai (tidak linier) dengan program studi S-1 dan program studi D-III, guru dapat menetapkan bidang studi yang serumpun dengan program studi S-1 dan D-III,
    • apabila tidak sesuai (tidak linier) dengan program studi S-1 dan program studi D-III, guru dapat menetapkan bidang studi sertifikasi sesuai dengan mata pelajaran, rumpun mata pelajaran, atau satuan pendidikan yang diampunya, dan harus memiliki masa kerja minimal sudah 5 tahun berturut-turut mengajar mata pelajaran tersebut.
  • Mengumpulkan berkas/dokumen/portofolio ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota
    • Pola PSPL 
    • Dokumen yang harus dikumpulkan untuk Pola PSPL

      Untuk guru yang berkualifikasi akademik S-2/S-3 dan sekurang-kurangnya golongan IV/b.

      1. Format A1 yang telah ditandatangani oleh LPMP.
      2. Fotokopi ijazah S-1/D-IV, fotokopi ijazah dan transkrip nilai S-2 dan/atau S-3 yang telah dilegalisasi (kecuali Ijazah S-3 by research). Ijazah dari perguruan tinggi negeri dilegalisasi oleh perguruan tinggi yang mengeluarkan, untuk ijazah dari perguruan tinggi swasta dilegalisasi oleh kopertis wilayah perguruan tinggi yang mengeluarkan ijazah, dan untuk ijazah dari luar negeri dilampiri fotokopi surat keterangan akreditasi dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
      3. Fotokopi tugas belajar/izin belajar atau surat keterangan tugas belajar dari pejabat berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.
      4. Fotokopi SK pangkat/golongan terakhir (minimal IV/b) yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.
      5. Fotokopi SK mengajar (SK pembagian tugas mengajar) terakhir yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.
      6. Surat rekomendasi dari dinas pendidikan kabupaten/kota atau dinas pendidikan provinsi untuk guru PLB.
      7. Pasfoto terbaru berwarna (enam bulan terakhir dan bukan polaroid) ukuran 3×4 cm sebanyak 4 lembar, di bagian belakang setiap pasfoto ditulis identitas peserta (nama, nomor peserta, dan satminkal).

      Untuk Guru yang memiliki golongan serendah-rendahnya IV/c

      1. Format A1 yang telah ditandatangani oleh LPMP.
      2. Fotokopi ijazah pendidikan terakhir yang telah dilegalisasi. Fotokopi ijazah dari perguruan tinggi dilegalisasi oleh perguruan tinggi yang mengeluarkan, fotokopi ijazah dari perguruan tinggi swasta yang sudah tidak beroperasi dilegalisasi oleh kopertis, dan fotokopi ijazah dari luar negeri dilampiri fotokopi surat keterangan akreditasi dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Ijazah SLTA dilegalisasi oleh sekolah yang mengeluarkan ijazah.
      3. Fotokopi SK pangkat/golongan IV/c yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.
      4. Fotokopi SK mengajar (SK pembagian tugas mengajar) terakhir yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.
      5. Surat rekomendasi dari dinas pendidikan kabupaten/kota atau dinas provinsi khusus untuk guru PLB.
      6. Pasfoto terbaru berwarna (enam bulan terakhir dan bukan polaroid) ukuran 3×4 cm sebanyak 4 lembar, di bagian belakang setiap pasfoto ditulis identitas peserta (nama, nomor peserta, dan satminkal).
    • Pola PF mengumpulkan Portofolio
    • Pola PF mengumpulkan Portofolio

      Peserta pola PF menyusun portofolio sebanyak dua rangkap sesuai urutan sebagai berikut.

      1. Halaman sampul disisipkan Format A1
      2. Daftar isi
      3. Instrumen portofolio, yang meliputi: (a) identitas peserta dan pengesahan, dan (b) komponen portofolio yang telah diisi.
      4. Bukti fisik atau portofolio meliputi komponen sebagai berikut.
        • Kualifikasi Akademik
        • Pendidikan dan Pelatihan
        • Pengalaman Mengajar
        • Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran
        • Penilaian dari Atasan dan Pengawas
        • Prestasi Akademik
        • Karya Pengembangan Profesi
        • Keikutsertaan dalam Forum Ilmiah
        • Pengalaman Menjadi Pengurus Organisasi di Bidang Kependidikan dan Sosial
        • Penghargaan yang Relevan dengan Bidang Pendidikan
      5. Dilengkapi dengan pasfoto terbaru berwarna (enam bulan terakhir dan bukan polaroid) ukuran 3×4 cm sebanyak 4 lembar, di bagian belakang setiap pasfoto ditulis identitas peserta (nama, nomor peserta, dan satminkal).

      Penjelasan lengkap tentang portofolio dapat dilihat pada Buku 3.

    • Pola PLPG
    • Peserta PLPG Mengumpulkan Berkas

      Peserta yang memilih pola PLPG secara langsung harus menyerahkan berkas sebagai berikut.

      1. Format A1 yang telah ditandatangani oleh LPMP.
      2. Fotokopi Ijazah S-1 atau D-IV, serta Ijazah S-2 dan atau S-3 (bagi yang memiliki) dan disahkan oleh perguruan tinggi yang mengeluarkan,
      3. Fotokopi SK pangkat/golongan terakhir yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung (bagi PNS)
      4. Fotokopi SK pengangkatan sebagai guru sejak pertama menjadi guru sampai dengan SK terakhir yang disahkan oleh pejabat terkait,
      5. Fotokopi SK mengajar dari Kepala Sekolah yang disahkan oleh atasan, dan
      6. Pasfoto terbaru berwarna (enam bulan terakhir dan bukan polaroid) ukuran 3×4 cm sebanyak 4 lembar, di bagian belakang setiap pasfoto ditulis identitas peserta (nama, nomor peserta, dan satminkal).
  • Memantau proses penetapan peserta melalui website http://www.sergur.pusbangprodik.org
  • Menerima Format A1 berisi nomor peserta sebagai bukti terdaftar sebagai peserta sertifikasi guru
  • Mencari informasi tentang pelaksanaan uji kompetensi awal (bagi peserta PLPG) ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota masing-masing
  • Berkoordinasi dengan LPMP
  • Mencetak Format A0
  • Mengirimkan Format A0 kepada calon peserta sertifikasi guru
  • Mengusulkan penghapusan data calon peserta apabila memenuhi ketentuan dengan mencetak formulir penghapusan dari aplikasi
    • Telah meninggal dunia,
    • sakit permanen,
    • melakukan pelanggaran disiplin,
    • mutasi ke jabatan selain guru,
    • mutasi ke kabupaten/kota lain,
    • mengajar sebagai guru tetap di Kementerian lain,
    • pensiun,
    • mengundurkan diri dari calon peserta (dilengkapi surat pengunduran diri dari ybs),
    • sudah memiliki sertifikasi pendidik (guru atau dosen) baik di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan maupun di Kementerian lain.
  • Mengumpulkan Format A0 yang telah diperbaiki calon peserta sekaligus dengan berkas/dokumen/portofolio dari calon peserta
  • Memperbaiki data calon peserta melalui AP2SG sesuai dengan Format A0 yang telah diperbaiki
  • Memverifikasi kelengkapan berkas calon peserta menggunakan format verifikasi yang dapat dicetak dari AP2SG
  • Mengirimkan berkas/dokumen/portofolio lengkap ke LPMP
  • Menerima Format A1 dari LPMP yang telah ditandatangani untuk diberikan kepada peserta sertifikassi guru.
  • Memantau pelaksanaan penetapan peserta melalui AP2SG untuk wilayahnya masing-masing
  • Memindahkan kuota antar kabupaten/kota atas persetujuan kabupaten/kota tsb
  • Menerima berkas/dokumen/portofolio dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota
  • Mencetak pra Format A1 sebagai bahan untuk memverifikasi data perbaikan Format A0 dengan berkas/dokumen/portofolio calon peserta
  • Meneliti usulan penghapusan dan menyetujui penghapusan peserta. Usulan penghapusan dikembalikan jika tidak lengkap dan meragukan.
  • Memverifikasi kelengkapan berkas/dokumen/portofolio peserta dan ketepatan data peserta
  • Menyetujui (aproval) calon peserta sertifikasi guru setelah data calon peserta valid.
  • Mencetak dan menandatangani Format A1
  • Mengirimkan fotokopi Format A1 kepada Dinas Pendidikan kabupaten/Kota untuk diberikan kepada peserta sertifikasi guru
  • Menyisipkan Format A1 dalam berkas/dokumen/portofolio peserta
  • Mengirimkan berkas/dokumen/portofolio peserta kepada LPTK sesuai program studi yang menjadi kewenangannya

Daftar urutan calon peserta sertifikassi guru tahun 2012

Daftar calon peserta dan pencarian peserta dapat diakses melalui tautan berikut

———————–
Sumber : sergur.pusbangprodik.org
About these ads

29 Tanggapan

  1. [...] SERTIFIKASI GURU TAHUN 2012 Posted on Sabtu 31, Desember 2011 by Jejen Jamiludin Informasi Terbaru & Penting Bagi Calon Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2012 [...]

  2. Pak ! , Saya mulai Bertugas menjadi guru SMA , terhitung mulai
    01 Maret 1980 sampai 2007 , Pada tahun 2008 diangkat menjadi Kasubdin Dikmen , Tahun 2010 diangkat kembali sebagai Pengawas Sekolah Menengah sampai sekarang. Saya gol. IV/B dan telah memiliki NUPTK, usia 55 th. Pertanyaan saya : Dapatkah saya diajukan sebagai peserta sertefikasi guru/pengawas Th. 2012
    Trm ksh.
    Balas

    • Pak Eddy Wirman, mestinya sudah sangat layak masuk dalam daftar pak, segera hubungi dinas Kabupaten/Kota untuk konfirmasi pak.. semoga sukses

  3. Sesuai persyaratan peserta sergu 2012 adalah guru berkualifikasi S1/DIV dan guru yg blm berkualifikasi S1/DIV tetapi telah umur 50 thn, masa kerja min 20 thn, gol sudah IVa. tetapi mengapa justru yang direkrut dalam daftar calon peserta oleh pusbangprodik adalah guru yg blm S1, umur dibawah 50, masakerja belum 20, golongan masih III. Apa pusbangprodik tidak mencermati persyaratan yg dibuat?mengapa?

    • Pak Indra, dalam update daftar peserta terdapat keterangan NUPTK yang berwarna merah sedang dalam proses penghapusan dari kuota, dengan alasan misalnya : mengundurkan diri, sudah bersertifikat, dibawah Depag, atau belum S1 (dan belum mencapai minimal masa kerja). Maksudnya kalau memang ada peserta tidak layak nantinya akan terseleksi dalam proses selanjutnya, karena daftar itu masih terus ada pembaharuan bersamaan dengan proses ser-gur yang terus berlangsung. Kalau ada guru yang sudah layak tapi belum masuk segera usul ke dinas pendidikan kabupaten/kota, demikian pak, semoga membantu.

  4. Berdasarkan salah satu butir persyaratan bahwa yang dapat memenuhi kuota setifikasi adalah mereka yang sudah menjadi guru pada saat UU Sertifikasi Guru dan Dosen ditetapkan (30 Desember 2005), saya ingin bertanya terus bagaimana dengan mereka yang baru menjadi guru setelah UU tsb ditetapkan jika kuota masih ada?

    • rekan Ratna Herwiyanti, kalau menurut saya itu aturan minimal yang harus dipenuhi. Kuota bisa dialihkan ke kabupaten/kota lain yang kelebihan peserta. sementara yang belum memenuhi masa kerja akan terkena aturan berikutnya setelah Sertifikasi tahun 2012 ini. Tapi untuk kepastinannya rekan Ratna bisa bertanya hal ini ke dinas pendidikan kabupaten/kota atau ke LPMP saja ya..

  5. Kuota calon peserta sertifikasi guru daerah saya, sementara saat ini kan belum terpenuhi. Pertengahan bulan November saya bersama beberapa teman diusulkan untuk pendataan sertifikasi guru 2012. Setelah diumumkan sacara online diantara teman guru. hanya nama saya yang idak lolos. Akhir bulan Desemberr saya konsultasi ke dinas kabupaten. Setelah ditunjukkan Sim nuptk saya. ternyata pangkat masih tertulis IIID, (harusnya IV A), saya menduga tidak lolosnya saya sebagai calon peserta, karena pangkat masih IIID dan usia belum 50 thn, dan pendidikan D3. Awal januari saya konsultasi lagi sekaligus melakukan perbaikan. Pangkat menjadi IVA. pendidikan terakhir S1( sudah saya kroscekkan dengan nuptkinfo) dan benar data saya sudah berubah. Mohon tanya, apakah saya masih bisa diikutkan proses penjaringan calon ? Kalau masih bisa, apakah saya harus mendaftar lagi ? mengingat pada waktu perbaikan data petugas hanya melihat data yang saya bawa dan langsung dimasukkan menggunakan aplikasi nuptk, kemudian data dikembalikan pada saya lagi. Kalau sudah tidak bisa, bagaimana dengan kuota yang belum terpenuhi, apakah dibiarkan kosong atau mengambil peringkat dibawahnya. Lalu bagaiman dengan saya yang menurut perkiraan berdasarkan usia berada pada urutan tengah-tengah, tidak terjaring karena datanya waktu pemuthakiran belum dimasukkan oleh petugas ?

    • pak Medi, sepertinya langkah yang bapak lakukan sudah benar, yaitu menghubungi pihak yang memang berurusan dalam sergur 2012 ini, untuk kepastiannya dari persoalan yang bapak tanyakan bisa terus konsultasi ke dinas setempat, LPMP atau menghubungi kontak/pengaduan dari http://psdmp.kemdiknas.go.id/. Idealnya kalau kuota masih kosong ya yang memenuhi syarat dihabiskan, masalahnya adalah jika waktu pemutakhiran data melampaui batas yang ditentukan. Semoga masih bisa terkejar pak, terus berkonsultasi dengan pihak terkait pak, semoga sukses!

  6. buat bapak/ibu yang ngurusi sertifikasi guru, kenapa selalu berbelit-belit bila kasih pengumuman kirimkan saja langsung ke sekolah ybs. karena tidak semua guru bisa/ada waktu selalu membuka internet. tks

  7. para bapak/ibu yg berkepentingan ngurusi sertifikasi guru tolong setiap pengumuman dan perkembangan yg ada segera dikabarkan ke sekolah guru tsb. walau saat ini sudah on line. karena terkadang diknas itu senangnya mendadak memberitahukan. tks

  8. Saya masuk balon srgur 2012 setelah ada perbaikan Awal Jan 2012…tapi saya baru mengetahui kemarin karena tidak bisa selalu online internet..yang mau saya tanyakan karena tertinggal informasi saya jadi tidak ikut mengisi format A0..apa yang harus saya lakukan Pak supaya bisa ikut sergur 2012 ini? Mohon petunjuknya….terimakasih…

    • mohon ditanggapi, karena permasalahan yang dihadapi sama dengan permasalahan saya

  9. assalaamu’alikum. saya tahun 1999-2001 pernah menjadi guru, kemudian karena mengikuti kepindahan suami dan juga ada sesuatu dan lain hal berhenti mengajar. tahun 2006 sampai sekarang kembali mengajar. apakah memungkinkan untuk mengusulkan sertifikasi…(saya guru swasta). makasih. wassalam

  10. mohon pencerahan. nuptk saya pernah dipakai oleh rekan kerja yang namanya sama dengan saya pada tahun 2007 dan orang tersebut sudah meninggal dunia.akibatnya saya tidak terdaftar dalam daftar calon 2012 sedangkan persyaratan lainnya terpenuhi. bagaimana atasi hal tersebut??????

    • rekan Zainal, bagaimana bisa NUPTK dipakai orang lain? kan data-data personalnya lain misalnya tanggal lahir dan lain-lain! coba dicek ke dinas pendidikan dan LPMP setempat untuk mengklaim NUPTK Anda atau mengajukan NUPTK baru, nanti kalau data-datanya sama (yang dibuktikan dengan dokumen fisik) mestinya NUPTK anda akan terklaim.

  11. bisakah guru yg mempunyai sertifikat pendididik ips terpadu mutasi ke sma dan mengajar geografi sesuai dg ijasahnya?apakah ada masalah dengan sertifikasi nantinya(rini)

    • Maaf bu Rini, saya belum mengetahui secara pasti tentang hal tersebut, tetapi memang menurut yang pernah saya dengar dari salah satu sumber mengatakan bahwa sertifikasi melekat pada mapel yang diajukan untuk sertifikasi, mengajar diluar itu tidak dihitung. Tetapi untuk kepastiannya bu Rini kontak saja LPMP yang banyak tahu mengenai hal ini. Harusnya karena ijazahnya Geografi mestinya tidak masalah mengajar ya di SMA, tapi karena semua ini terkait aturan, maka sebaiknya bu Rini konfirmasi ke LPMP untuk memastikannya. Semangat bu!

  12. ass.pak saya guru sekolah dasar di kota jambi saya mau menanyakan saya dulu mendapatkan beasiswa dari direktorat jendral pendidikan untuk kulia transper dari D2 ke S1 yang diberi nama pendidikan guru sekolah dasar S1 Berasrama yang dislenggarakan oleh universitas negeri padang (UNP) mulai dari tahun 2006-2008.setelah saya menyelesaikan kuliah kami diberi kulia lagi selama 1 tahun untuk menyulesaikan kulia profesi pendidikan.dan akhirnya kami mendapatkan sertifikat pendidikan profesi guru (PPG).setelah selesai kulia saya mendapatkan SK di kota jambi tahun 2010.yang saya tanyakan
    1. apakah saya bisa diusulkan untuk menjadi guru sertifikasi untuk tahun 2013 ini karna saya sudah memiliki sertifikat PPG.
    2.apakah saya bisa menjadi guru sertifikasi masa kerja saya baru 2 tahun

  13. berdebar juga ye mananti hasil uka yang tk knjung dpt di akses

  14. saya mengajar sejak tahun 1991 sampai sekarang. berpindah sekolah 3 kali.disekolah terakhir sudah 11 tahun tidak diangkat sebagai GT dengan alasan yayasan tidak mampu. dua tahun terakhir saya nyambi disekolah lain dan diangkat sebagai GT. Pendidkan saya S2 lulus tahun 2012. apakah saya bisa terekrut sertifikasi. ? Bagaimana cara mendafatarkan ? Nb. Di sekolah terakhir (yang mengangkat GT) adalah sekolah baru 2 th berdiri. saya sebagai waka kurikulum … mohon penjelasan. terimakasih

    • Rekan Nunung, melihat dari posisi rekan sekarang, kelihatannya sudah memenuhi syarat untuk bisa sertifikasi. Syarat utama adalah sudah GTY, dan lama mengajar juga sudah lebih dari cukup: sudah 11 tahun. Tidak masalah berpindah-pindah sekolah yang penting bisa membuktikan dengan SK Pengangkatan pertama, dan SK pertahun sampai tahun terakhir (dilegalisir pejabat yang berwenang: ketua yayasan atau kepala sekolah). Cara mendaftar: Prosedur sertifikasi mulai tahun 2012 sudah berbasis NUPTK, jadi yang pertama pastikan rekan Nunung punya NUPTK, nanti dalam data NUPTK dilengkapi dengan berbagai data termasuk SK pertama sampai terakhir. Kalau NUPTK sudah punya tinggal menunggu informasi dari BPSDM yang akan melakukan seleksi sertifikasi berdasar data NUPTK. Demikian rekan Nunung, semoga bermanfaat

  15. info.ya yg tl 20 bmn?

  16. bagaimana untuk Guru yg sudah mengabdi 19 thn tapi hanya ber ijazah izin mengajar saja khususnya Guru TK

  17. Aslkm, pak sy mau menanyakan permasalahan sertifikasi sy, sy adalah alumni S1 Pertanian dan jg memiliki ijazah akta mengajar IV sdh mengajar biologi di pesantren /MA di bawah naungan depag Medan sejak tahun 2000; kemudian lulus sertifikasi guru non PNS biologi pd 12 nov 2010 dgn penyelenggara UNIMED MEDAN, 1 bln setelah bersertifikat sbg guru profesional biologi kemudian sy lulus PNS sbg guru kejuruan pertanian di SMK Negeri kab. Serdang Bedagai, tmt PNS 1 januari 2011, tp sampai sekrg jurusan pertanian blm jd dibuka, sementara tunjangan sertifikasi guru biologi sy tdk dibayarkan oleh Depag Medan dgn alasan sy sdh lulus PNS di dinas pendidikan Sergai, sementara di Sergai sy blm lulus sertifikasi guru, dan tdk tahu kapan diikut sertakan, apakah sy mmg hrs mengulang proses sertifikasi guru lg?di SMK sy mengajar biologi, kimia dan IPA dgn tgs tambahan sbg kepala jurusan perikanan, mhn informasinya terimakasih

  18. intinya adalah tidak semua guru bisa mengoprasikan komputer/yang berhubungan dengan on line,,,jadi uptd setempat harus pro aktif memberikan informasi kepada sekolah sekolah,jangan semua serba MENDADAK

Komentar ditutup.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 234 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: