Pengawas Ruang Ujian Nasional

Pengawas Ruang Ujian Nasional

  1. Perguruan Tinggi menetapkan pengawas ruang UN di satuan pendidikan SMA, MA, dan SMK  berdasarkan masukan dari Dinas Pendidikan dan Kankemenag kabupaten/kota sebagai penyelenggara UN Tingkat Kabupaten/Kota.
  2. Penyelenggara  Tingkat  Kabupaten/Kota  menetapkan  pengawas  ruang  UN  di satuan pendidikan SMP, MTs, SMPLB, dan SMALB.
  3. Pengawas ruang UN adalah guru yang mata pelajarannya tidak sedang diujikan.
  4. Pengawas ruang UN adalah guru yang memiliki sikap dan perilaku disiplin, jujur, bertanggung jawab, teliti, dan memegang teguh kerahasiaan.
  5. Pengawas ruang UN harus menandatangani surat pernyataan bersedia menjadi pengawas ruang  UN sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan harus hadir 45 menit sebelum ujian dimulai di lokasi sekolah/madrasah penyelenggara UN.
  6. Pengawas  ruang  UN  tidak  diperkenankan  untuk  membawa  alat  komunikasi elektronik ke dalam ruang ujian.
  7. Penempatan  pengawas  ruang  UN  dilakukan  oleh  Penyelenggara  UN  Tingkat Kabupaten/Kota dengan prinsip sistem silang murni antar sekolah/madrasah
  8. Setiap ruangan diawasi oleh dua orang pengawas ruang UN.
  9. Apabila jumlah pengawas dari madrasah tidak mencukupi dapat dilakukan silang murni antar sekolah.

Pengawas Ruang Ujian Nasional diatur dalam Prosedur Operasi Standar Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama, Madrasah Tsanawiyah, Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa, Sekolah Menengah Atas, Madrasah Aliyah, Sekolah Menengah Atas Luar Biasa,  Dan Sekolah Menengah Kejuruan Tahun Pelajaran 2010/2011 (klik untuk download)

Sumber : Prosedur Operasi Standar Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama, Madrasah Tsanawiyah, Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa, Sekolah Menengah Atas, Madrasah Aliyah, Sekolah Menengah Atas Luar Biasa,  Dan Sekolah Menengah Kejuruan Tahun Pelajaran 2010/2011

Artikel terkait :

%d blogger menyukai ini: