Prediksi Soal CPNS 2009

Ujian tertulis CPNS 2008 yang lalu, untuk seluruh wilayah Yogyakarta dikabarkan seragam, soal disusun bekerjasama dengan Universitas Gadjah Mada. Ujian seleksi CPNS tahun 2009 mungkin tidak akan jauh berbeda dengan tahun 2008, atau paling tidak dengan mengetahui model soal tahun 2008 dapat lebih siap bertempur di medan para pejuang ini : Seleksi CPNS 2009.

Pada tahun 2008 soal dikemas dalam satu bendel, dengan satu lembar jawab komputer bolak-balik. Soal terdiri dari sekitar 200 butir pilihan ganda (multiple choice) dengan 5 pilihan (a, b, c, d dan e). Macam soalnya kurang lebih adalah sebagai berikut :

Bagian pertama (50 soal) : berisi soal-soal tentang Pancasila, UUD 45, GBHN, Peraturan pemerintah, Sejarah, Kebijakan pemerintah, Pengetahuan dasar Bahasa Indonesia, matematika dasar

Bagian kedua (50 soal) : berisi soal-soal kepribadian dan pengembangan diri

Bagian ketiga (50 soal) : berisi soal-soal Bahasa Inggris dengan beberapa text bacaan, vocabulary, grammar, dan lain-lain, dari pembicaraan teman-teman yang ikut bertarung di Yogyakarta soal bahasa Inggris ini termasuk sulit, karena kata-kata yang digunakan dalam soal-soal bacaan terutama, cukup asing ditelinga (telinga para awam ya, tapi kalau Anda sudah biasa pasti tidak masalah )

Bagian keempat (50 soal) : berisi soal-soal Komputer (TIK), soal tentang komputer ini berkisar pada penggunaan program office dan internet yaitu : Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft Powerpoint, Internet Explorer, browsing dan email. Soal yang dipertanyakan antara lain tentang istilah-istilah berkaitan dengan program office, shortcut program, menu pada toolbar, dan pengetahuan cara menggunakan program-program ini.

Apabila desainnya masih sama, mungkin soal seleksi CPNS 2009 khususnya wilayah Yogyakarta tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, Anda yang bersiap-siap bertarung dalam ajang akbar ini dapat mempersiapkan diri lebih baik dengan memprediksi macam soal yang seperti apa yang akan diujikan.Siapkan diri lebih awal tentu akan lebih baik, jangan bosan dan segan untuk membaca-baca lagi buku-buku lama Anda berkaitan dengan : Pancasila, Pembukaan UUD 45, amandemen UUD 45, bab, pasal, ayat dan penjelasan UUD 45, GBHN, Undang-Undang Pemilu, UU ketenagakerjaan, Tata negara Indonesia, Peraturan pemerintah, Kebijakan pemerintah, ekonomi, lingkungan hidup, Kepegawaian di Indonesia, Sejarah Indonesia : mulai dari sejarah kerajaan, datangnya penjajah Portugis, Belanda, Inggris, sampai Jepang, sejarah seputar Kemerdekaan 17 Agustus 1945 seperti : PPKI, BPUPKI, konsep Pancasila, Sejarah berkaitan dengan agresi militer Belanda ke I dan ke II serta perjuangan mempertahankan kemerdekaan, Pergerakan Nasional Indonesia, Bahasa Indonesia, Matematika dasar : seperti rumus-rumus bangun, deret ukur dan deret hitung, Psikologi pengembangan diri, dan kepribadian, Bahasa Inggris : tenses, grammar, vocabulary, Komputer : program-program office dan internet : Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft Powerpoint, Internet Explorer, browsing dan email.

Perubahan adalah keniscayaan, tapi dengan sejarah masa lalu, paling tidak Anda bisa memprediksi kemungkinan-kemungkinan di masa depan, dan jika perubahan terjadi sekalipun, Anda akan lebih siap menghadapinya… Semoga!

UPDATE :

Materi ujian CPNS Pemkab Sleman tahun 2009 :

a. Tes Bakat Skolastik
b. Tes Pengetahuan Umum, meliputi bidang : Ideologi (Pancasila, UUD 1945) Politik (Sistem Adm.Negara RI, Pemerintahan Daerah, Politik Luar Negeri)  Ekonomi (Teori Ekonomi, Sistem Ekonomi Indonesia)
 Sosial Budaya (Sejarah, Pluralisme) Hankam (Wawasan Nusantara, Sistem Hankam) Hukum (Teori Hukum, HAM, Pengaturan Demokrasi)
c. Tes Pengetahuan Bahasa Inggris dan Teknologi Informasi
(sumber : website pemkab Sleman)

 

Buku Tanya Jawab Pasar Modal Untuk SMA

Pasar Modal merupakan salah satu materi yang dipelajari di tingkat SMA dalam pelajaran Ekonomi. Materi Pasar Modal dalam kurikulum SMA dipelajari di kelas XI semester ganjil, yaitu :
Standar Kompetensi ke 3 : Mengenal Pasar modal
Kompetensi Dasar :
3.1 Mengenal jenis produk dalam bursa efek
3.2 Mendeskripsikan mekanisme kerja bursa efek

Materi pasar modal adalah salah satu materi dalam kurikulum Ekonomi SMA yang mempunyai tingkat kesulitan tersendiri, karena aktivitas pasar modal bersifat khusus (dari segi produk, tempat, mekanisme – berbeda dengan pasar barang) dan kebanyakan pengalaman guru yang kurang berkaitan dengan materi ini.
Buku yang tersedia sebagai referensi dalam pembelajaran SK ini sebagaimana SK-SK yang lain telah banyak diterbitkan oleh banyak penerbit dan dikemas menjadi satu buku pelajaran Ekonomi untuk kelas XI semester satu. Namun pembahasan tentang Pasar Modal di buku-buku pelajaran Ekonomi SMA tersebut belum mampu memberikan pembahasan yang mudah dan sederhana agar materi ini dapat mudah dipelajari dan difahami sehingga mudah pula dituntaskan oleh para siswa.

Syukurlah, sebuah buku tentang pasar modal telah hadir dengan kesederhanaan dan kemudahannya, sehingga bisa menjadi referensi bagi para guru Ekonomi kelas XI SMA maupun para siswa.

buku tanya jawab pasar modal

Judul : Tanya Jawab Pasar Modal Untuk SMA
Penulis :Hendy M. Fakhruddin
Penerbit : PT Elex Media Komputindo Kelompok Kompas-Gramedia Jakarta
Tahun terbit : 2008

Daftar Isi :
Bab 1 : Mengenal Pasar Modal
Bab 2 : Surat Berharga di Pasar Modal : Saham, Obligasi, Reksadana, ORI
Bab 3 : Penawaran Umum di Pasar Perdana
Bab 4 : Mekanisme Perdagangan di Pasar Sekunder
Bab 5 : Indeks Harga saham
Kumpulan istilah
Kumpulah soal

Buku ini sangat menarik karena pembahasannya sederhana sehingga cukup mudah untuk difahami. Bab awal dalam buku ini membahas tentang Pasar Modal, apakah itu pasar modal, perannya, produk-produknya, sejarahnya di Indonesia, juga dilengkapi dengan analogi yang sederhana tentang perdagangan di bursa efek. Dijelaskan pula mengenai lembaga yang berkait dengan pasar modal dan badan-badan penunjang pasar modal. Dalam bab kedua dijelaskan secara cukup detil mengenai saham, obligasi, reksadana dan ORI lengkap dengan gambar dari dokumen sertifikat Saham dan Obligasi.
Secara keseluruhan buku ini telah menghadirkan rangkaian tanya jawab yang sangat menarik tentang pasar modal sehingga materi pasar modal dapat lebih mudah untuk difahami.

————————————–
Hendy M. Fakhruddin adalah seorang praktisi pasar modal yang banyak terlibat dalam forum sosialisasi pasar modal. Penulis adalah Pembina Olimpiade Ekonomi Nasional Tingkat SMA tahun 2006 dan 2007. Penulis dapat dihubungi pada alamat email : hendy@consultant.com

————————————–
Sumber : Buku Tanya Jawab Pasar Modal Untuk SMA, Hendy M. Fakhruddin, PT Elex Media Komputindo, Jakarta 2008
Buku ini saya beli di toko buku Togamas Jl. Affandi Jogja, pada bulan Januari 2009 dengan harga Rp 27.000

Internet Murah Dengan Koneksi GPRS

Internet Murah adalah dambaan semua mahluk modern dimuka bumi ini, ketika komunikasi konvensional sudah tidak lagi mampu mengakomodir kebutuhan manusia masa ini, internet menawarkan segalanya. Kebutuhan akan informasi yang up to date, komunikasi yang cepat, murah, efektif, efisien, dan menjangkau kawasan dimanapun dimuka bumi ini, dan mampu menghantarkan tidak hanya sepatah kata tapi berjuta kata sekalipun, lengkap dengan gambar, suara bahkan video. Internet memberikan solusi untuk semua kebutuhan itu.

Sebagai bagian dari komunitas modern yang sok tahu, aku mencoba mengoneksikan diriku dengan internet melalui jaringan yang berserabutan diatmosfir tempat tinggalku. Sebenarnya ini adalah salah satu "mimpi yang menjadi kenyataan" , bagaimana tidak, jaman dulu waktu baru mengenal internet, membayangkan akan punya koneksi sendiri dirumah adalah hal yang teramat jauh, bukan hanya karena letak geografisku yang nun jauh disana, tapi juga karena teknologi saat itu masih terasa mahal untuk mewujudkannya, jaringan yang tersedia juga masih terbatas belum seramai sekarang ini. Saat itu layanan internet masih merupakan barang mahal dan highclass. Tapi seiring dengan semilirnya angin perubahan, kemajuan teknologi dan perkembangan layanan seluler yang cepat, kini internet bukan lagi sesuatu yang "menggantung diatas awan" tapi menjadi sesuatu yang "menggantung didahan ceplukan" – dekat dan mudah diakses, yang juga berarti murah meriah.

Pada mulanya dengan hape CDMA Nokia 6016i sebagai modem dan kartu prabayar Flexi, aku mencoba koneksi ke internet melalui jaringan CDMA 2000 1X, tapi percobaan pertama ini tidak berjalan mulus, setiap kali berhasil connect sebentar kemudian putus, dan untuk tersambung kembali harus merestart hape dulu, kondisi ini kemungkinan disebabkan modem hape Nokia 6016i yang saya beli second tersebut sudah tidak fit keadaannya. Setelah percobaan tersebut saya berganti mencoba koneksi dengan hape GSM Sony Ericsson K310i sebagai modem dan kartu prabayar XL. Sayangnya percobaan ini terkendala sinyal XL yang timbul tenggelam dan tarif yang lumayan mahal saat itu Rp10/kb. Akhirnya percobaan koneksi ke dunia maya tersebut saya akhiri dengan mencoba menggunakan layanan GPRS kartu prabayar IM3.

Koneksi GPRS IM3 dari Indosat tarifnya lumayan murah dibanding dengan provider lain, yaitu Rp1/kb. Dengan tipe Volume Based, biaya koneksi dihitung dari besarnya data yang kita transfer dari dan ke komputer kita, bukan dari lamanya kita terkoneksi (time based). Dengan sedikit pengaturan, maka koneksi murah meriah dapat aku rasakan. Sayangnya semua yang berharga murah kualitasnya cenderung tidak bagus, benarkah? jawabnya : Tidak selalu, tapi dalam konteks internet murah IM3 ini hal itu ada benarnya juga. Dengan koneksi volume based Rp1/kb, kecepatan yang seharusnya untuk GPRS adalah 115,2 kbps, tapi dalam kenyataan jauh dari itu, terkadang untuk mendownload email sebesar 150 kb bisa membutuhkan waktu 50 detik! bagaimana jika akan mendownload update antivirus 2 mb?
Kemungkinan hal ini karena kekuatan sinyal yang tidak penuh, di wilayahku hanya 3-4 bar saja, diluar wilayah ketika sinyal kuat koneksi bisa lebih cepat, demikian juga dengan GPRS XL juga demikian. Untuk layanan seluler yang lain Simpati dari Telkomsel misalnya, belum berhasil terkoneksi, sebenarnya tertarik dengan promo GPRS nya yang murah tapi beberapa kali berusaha setting belum berhasil. Tertarik mencoba layanan Telkomsel ini karena sinyal cukup kuat dan sudah ada teman satu wilayah yang koneksi dengan GPRS Simpati, hasilnya lumayan cepat dan stabil. Sementara untuk layanan seluler lainnya aku belum mencobanya lagi, dengan berbagai alasan, antara lain : sinyal tidak ada/tidak kuat, biaya koneksi mahal, dan belum ada promo yang menantang… (baca murah :) ).

Dijaman HSDPA atau High Speed Downlink Packet Access atau 3,5G yang secara teori dapat mencapai kecepatan 3,6 Mbps ini aku masih berkutat di teknologi GPRS, tentu karena alasan klasik : perangkat 3,5Gnya belum punya, sinyal 3G dan 3,5G juga masih langka diwilayah tempat tinggalku. Seandainya kendala itu teratasi tentu pengalaman berinternet akan lebih kaya dari sebelumnya.

"Tak ada rotan akar pun jadi" itu peribahasa yang tepat untuk menggambarkan semangat berinternet murah ini, jika teknologi 3G ataupun HSDPA belum terjangkau ya GPRS plus sabar pun jadilah…

Sekolah Pinggiran dan Perjuangan Mencerdaskan Anak Bangsa

Sekolah pinggiran identik dengan sekolah tidak favorit dan kurang bermutu, apakah ini benar? tentu saja tidak selalu, ada banyak sekolah pinggiran dan tidak favorit yang bermutu, hanya saja karena letaknya "dipinggir" ia kadang luput dari perhatian. Perhatian masyarakat, wali murid, pengambil kebijakan dan dinas yang bertanggungjawab. Masalah tanggungjawab mencerdaskan anak bangsa dan perluasan akses pendidikan, tidak kalah dengan sekolah favorit, bahkan mereka lebih besar lagi perjuangannya, menuntaskan wajib belajar sembilan tahun dengan sarana-prasarana yang terbatas, mensukseskan program sekolah gratis dengan dana yang terbatas, melaksanakan kurikulum dengan sumber daya seadanya, belum lagi ditambah dengan input yang dibawah rata-rata kemampuan akademisnya, semua itu adalah pernak-pernik perjuangan sekolah pinggiran mengantar anak didiknya menggapai cita-cita. Kadang mereka harus realistis dengan kenyataan yang benar-benar ada dilapangan, mengelola lembaga yang bertanggungjawab kepada peserta didik, masyarakat, orang tua wali, pemerintah, dan Tuhan, tentulah bukan hal yang mudah. Mengoptimalkan apa yang ada untuk mendapatkan kombinasi yang terbaik dari berbagai sumber daya yang terbatas, harus dilakukan agar amanat kurikulum dapat dituntaskan dengan baik dan proses pembelajaran dapat bermakna bagi siswa, serta tujuan pendidikan dapat tercapai.

Peserta didik dengan segala keunikannya adalah sama saja dihadapan pengemban amanah ini, baik mereka yang kaya atau miskin, pintar atau tidak pintar, yang rajin atau malas, yang ranking satu atau ranking terakhir, yang pendiam atau trouble maker, yang punya cita-cita melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi atau yang "hanya" punya cita-cita membantu ayah ibu dirumah. Mereka semua berhak atas layanan pendidikan di negeri ini. Tidak ada pembedaan bagi mereka mendapatkan akses pendidikan yang sama dan setara. Kalau kenyataannya mereka dari kelompok menengah kebawah (dalam semua katagori) hanya bisa bersekolah di sekolah pinggiran, apakah berarti mereka hanya berhak atas layanan pendidikan kelas menengah kebawah, yang segala-galanya terbatas? tentu tidak. Mereka berhak atas pendidikan yang berkualitas sama dengan semua anak sebayanya di negeri ini. Disinilah tugas para pengemban amanah dibuktikan, sekolah yang menerima mereka sebagai peserta didik mempunyai tanggung jawab untuk memberikan layanan pendidikan yang berkualitas dan tepat sasaran, dengan sumber daya yang terbatas, para "pinggiran" ini harus lebih banyak berjuang dan berkorban untuk mencapai tujuan nasional : mencerdaskan kehidupan bangsa.

Kebanyakan dari kita setuju bahwa ini adalah tugas mulia, mencerdaskan anak bangsa!, dan tentu demikian juga bagi para pelaku pendidikan, mereka mengemban langsung tugas mulia ini dengan segala kesadaran, segala konsekuensi, segala keterbatasan. Kemuliaan sesungguhnya memang tidak tergantung pada atribut kefavoritan atau segala prestasi membanggakan, tapi pada proses yang sungguh-sungguh memberikan yang terbaik kepada seluruh anak didiknya. Pengemban amanah ini menyadari peran dan kedudukannya, di bagian paling "pinggir" sekalipun mereka tetap dapat melaksanakan tugas mulia ini dengan kemuliaan yang sesungguhnya.

diposting dengan Post2Blog .

Jadi guru idealnya bisa “digugu dan ditiru” jangan sampai menjadi tumbal jaman yang “wagu dan saru”

Jadi guru idealnya bisa "digugu dan ditiru" jangan sampai menjadi tumbal jaman yang "wagu dan saru".

Didepan siswa para guru adalah partner belajar dan menyampaikan pesan moral positif kepada setiap peserta didiknya. Diluar kelas ketika dikantor atau di ruang guru, mereka tetaplah guru yang lingkup bicaranya bermartabat dan bermanfaat, cerdas dan membangun budaya intelektual yang bertanggungjawab. Kadang hal ini terlewatkan dalam jadwal harian seorang guru, terlena dengan pembicaraan yang sangat menarik tentang topik paling panas saat itu, membicarakan kasus selebritis atau pemain panggung politik sampai persoalan ranjang suami istri, tertawa terbahak-bahak dan bergurau saling mengejek atau bahkan berlarian kejar-kejaran diruang itu persis anak TK. Tentu hal itu hanya ilustrasi ekstrim saja yang tidak mungkin terjadi di dunia nyata, hanya mungkin terjadi di sinetron Indonesia. Betulkah?…

Atau penampilan super cool yang berhati-hati dengan tiap kata-katanya, tidak bergurau, tidak berdialog kecuali tentang pelajaran atau hal akademis lainnya, tentu tidak bukan? ruang guru akan menjadi gerbong kematian kedua yang menggerogoti para populis yang butuh terakomodir kebutuhan khususnya.Yang paling pas adalah yang pertengahan. Semua yang "terlalu" mengindikasikan kelebihan menuju keburukan, terlalu ramai, terlalu sepi, terlalu kaya, terlalu miskin, tapi kalau terlalu pintar… mungkin baik-baik saja ya?. Sikap pertengahan ini akan membawa suasana yang kondusif bagi semua pihak dengan semua karakter yang ada. Perbedaan sifat dan sikap akan terjembatani oleh adanya zona pertengahan ini. Lalu siapa yang akan menjadi duta di zona pertengahan ini, apakah setiap guru mempunyai tugas ini, atau beberapa wakil saja yang berkarakter cool ’n funny? atau ini arena bebas yang bisa dimasuki siapa saja? atau mungkin ini urusan Humas? atau kepala sekolah?

Bukan masalah siapa dan kapan tapi apa dan bagaimana.

Setiap pihak dengan kombinasi yang unik dari karakter masing-masing akan mampu menghadirkan zona pertengahan ini sehingga suasana perang, atau panggung lawak yang rasis dan vulgar atau suasana horor yang mencekam tidak terjadi berkelanjutan. Kalau terjadi hanya sesekali dan tidak berlebihan tentu itu adalah bentuk keanekaragaman hayati kan? tentu tidak apa-apa, tapi kalau berulang-ulang atau bahkan menjadi jadwal harian bisa berakibat fatal bagi pertumbuhan otak dan keselamatan jiwa manusia :grin: , paling tidak budaya intelektual yang bertanggungjawab tidak akan terbangun dengan baik.

Menjadi guru idealnya bisa ’digugu dan ditiru" , simbiose mutualisme antar guru dapat membangun ekosistem yang lebih bermartabat dan bermanfaat. Manjadikan mereka para guru lebih pintar tiap harinya, setiap masuk kelas adalah angin yang menyegarkan para muridnya, setiap keluar kelas diiringi applouse selamat jalan menuju pundi-pundi ilmu yang lebih banyak. Ketika diruang guru, mereka mengabarkan pengetahuan yang berwawasan kedepan, sarat ilmu, dan mencerdaskan, nasihat-nasihat, hikmah dan motivasi, dialog spiritual, dan keakraban antar teman sejawat, tata usaha dan atasan yang indah dan menyejukkan.

Ketika kita berkonsentrasi pada bagaimana mendidik murid-murid kita dengan baik, ada baiknya juga kita rehat sejenak dan melihat dunia lain diruang yang lain, yang kadang dijalani tiap hari, tapi tidak kita sadari telah menggerogoti hidup kita, menuju kemunduran kualitas diri.

Lomba Kreasi dan Inovasi Media Pembelajaran Tingkat Nasional Guru Sekolah Menengah Pertama Tahun 2009

Lomba Kreasi dan Inovasi Media Pembelajaran
Tingkat Nasional Guru Sekolah Menengah Pertama Tahun 2009
Tema "Media Pembelajaran untuk Menciptakan Proses Pembelajaran yang Efektif, Efisien dan Mengembangkan Kemandirian Dalam Belajar"
Ketentuan lomba :
  1. Panjang karya (naskah) maksimal 20 halaman kertas ukuran A4 (2 spasi) tidak termasuk bagian awal dan lampiran-lampiran. Apabila media yang dikembangkan berupa benda, media tersebut tidak perlu dikirim, cukup dengan melampirkan foto-fotonya.
  2. Karya belum diikutkan dalam lomba tingkat nasional
  3. Karya naskah dapat diterima oleh panitia sejak 1 September 2009 dan selambat-lambatnya tanggal 30 September 2009 (cap pos). Naskah yang diterima setelah 30 September 2009 dinyatakan gugur.
  4. Karya (naskah) yang menang merupakan hak cipta panitia dalam hal ini Direktorat Pembinaan SMP, Ditjen Mandikdasmen, DEPDIKNAS
Lingkup lomba :
Karya yang dilombakan merupakan hasil penelitian, termasuk penelitian tindakan kelas yang berfokus pada pengembangan/penciptaan, inovasi, dan pemanfaatan media baik sederhana atau multimedia untuk mata pelajaran matematika, IPA, IPS, Bahasa indonesia, Bahasa Inggris, dan PKn dalam dua tahun terakhir.
Peserta lomba :
Peserta lomba adalah guru SMP seluruh Indonesia pengampu mata pelajaran Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, & PKn.
Jadwal lomba :
- Penerimaan karya : 1 – 30 September 2009
- Penilaian babak I : 12 – 16 Oktober 2009
- Pengumuman kontestan yang lolos ke penilaian babak II : 19 – 23 Oktober 2009
- Penilaian babak II : 9 – 14 Nopember 2009
Penghargaan pemenang :
Pemenang diberi piagam dan hadiah :
pemenang pertama Rp 8.000.000,00
pemenang kedua Rp 6.000.000,00
pemenang ketiga Rp 5.000.000,00
untuk setiap mata pelajaran dari Departemen Pendidikan Nasional
Karya / naskah dikirim ke alamat:
Panitia Lomba Kreasi dan Inovasi media Pembelajaran Departemen Pendidikan Nasional
Direktorat Jendral Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah
Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama
Kegiatan Peningkatan Mutu Pembelajaran SMP
Gedung E Lantai 16 Depdiknas Jl Jendral Sudirman Senayan Jakarta telp. 021-5725651, 57900342, fax. 021-57900083
—————————————-
Sumber : Poster "Lomba Kreasi dan Inovasi Media PembelajaranTingkat Nasional Guru Sekolah Menengah Pertama Tahun 2009"

Diklat Nasional Pengembangan Profesi Guru Melalui Karya Tulis Ilmiah

Lembaga Pusat kajian Pelatihan Dan Pengembangan Sumber daya Manusia (LPKP2SDM) menyelenggarakan Diklat Nasional pola 30 jam (setara 30 poin) dengan tema " Pengembangan Profesi Guru Melalui Karya Tulis Ilmiah".

Tanggal Kegiatan : 26 Juli 2009

Tempat Kegiatan : Aula Kantor Departemen Agama Kabupaten Magelang

Pembicara : Prof. Dr. Haryono, M.Psi (Asesor Sertifikasi Nasional)

Kontribusi : Rp. 75.000

Untuk infomasi lebih lanjut dan pendaftaran dapat menghubungi cp. 085643004749

————————————–

Sumber : pesan pendek dari LPKP2SDM
Informasi : sebelumnya LPKP2SDM juga menggelar seminar dan diklat nasional "Teknik Pembuatan Diktat / Modul Pembelajaran" pola 32 jam untuk guru SD, SMP, SMA, SMK sederajat dengan narasumber, Dr. Sulistyorini, M.Si (dosen Unes) dan Drs. Abdul Wahid, M.Ag (dosen UIN) diselenggarakan di Aula Kodim 0705 Magelang, pesertanya membudlak sehingga melebihi kuota.

Workshop, Simulasi, Demo, dan Seminar untuk SMP, SMA/SMK Sederajat di PEKAN SAINTEK 2009

PEKAN SAINTEK 2009

Gabung bersama IST AKPRIND di liburan kali ini, waktunya membuat rencana liburan yang mengasyikkan dan menambah wawasan IPTEK dalam PEKAN SAINTEK 2009 Bagi SMP, SMA/SMK Sederajat.

Workshop Blog & Facebook [GRATIS]
Dasar-dasar internet, manajemen blog dan mengelola Facebook
Pelaksanaan: 29 Juni – 04 Juli 2009 Jam 09.00 – 13.00
Di Laboratorium Internet Teknik Informatika IST AKPRIND (Kampus Bimasakti) Jl. Bimasakti No. 3 Pengok – Yogyakarta

Seminar dan Demo Robot [GRATIS]
Seluk beluk pembuatan Robot dan demo Robot
Pelaksanaan: Senin, 6 Juli 2009 Jam 08.30 – 12.30
Di Auditorium IST AKPRIND (Kampus Balapan) Jl. Kalisahak No. 28 Yogyakarta
Pembicara:
Ilona Usuman, S.Si., M.Kom
(Dosen ELINS – UGM)
Samuel Kristiana ST., MT
(Dosen Teknik Elektro – IST AKPRIND)
Tim Robot IST AKPRIND

Workshop Desain & Simulasi Manufaktur [GRATIS]
Pelaksanaan: 29 Juni – 4 Juli 2009 Jam 09.00 – 13.00
Di Laboratorium Virtual Teknik Mesin IST AKPRIND (Kampus Balapan) Jl. Kalisahak No. 28 Yogyakarta
Materi:
* Dasar-dasar CAD
* Desain 3D
* Asembling
* Autodesk Inventor

Seminar dan Workshop E-Learning
Implementasi E-Learning dalam dunia pendidikan, penggunaan Moodle dalam E-Learning
Seminar : (Gratis)
Pelaksanaan: Sabtu, 4 Juli 2009 Jam 08.30 – 12.30
Di Auditorium IST AKPRIND (Kampus Balapan) Jl. Kalisahak No. 28 Yogyakarta
Pembicara:
Dr. Ir. Amir Hamzah, MT
(Dosen Teknik Informatika – IST AKPRIND)
Ir. Abdul Kadir, MM., MT
(Dosen Magister Teknologi Informasi – UGM)
Tim E-Learning IST AKPRIND

Workshop (10 jam) Kontribusi Rp. 75.000,-
Materi: Moodle
Pelaksanaan: 6 – 7 Juli 2009, 7 – 8 Juli 2009 atau 10 – 11 Juli 2009 Jam 09.00 – 13.00
Di Laboratorium Jaringan IST AKPRIND (Kampus Bimasakti) Jl. Bimasakti No. 3 Pengok – Yogyakarta

Workshop dan Pelatihan Aeromodeling [GRATIS]
Pelaksanaan: 6 – 7 Juli 2009 Jam 09.00 – 13.00
Di Kampus I IST AKPRIND (Kampus Balapan) Jl. Kalisahak No. 28 Yogyakarta

Seminar Kewirausahaan & Produktivitas [GRATIS]
Pelaksanaan: 7 Juli 2009 Jam 08.30 – 12.30
Di Auditorium IST AKPRIND (Kampus Balapan) Jl. Kalisahak No. 28 Yogyakarta
Pembicara:
Ir. Risma A. Simanjuntak, MT
(Dosen Teknik Industri – IST AKPRIND)
Drs. P. Wisnobroto, MT
(Dosen Teknik Industri – IST AKPRIND)
Ir. Muhammad Yusuf, MT
(Dosen Teknik Industri – IST AKPRIND)

Pendaftaran:
25 Juni – 4 Juli 2009 Jam 12.00 – 14.00 WIB Cp: Edhy Sutanta (08156564143)
Ruang UPT P3MB Kampus I IST AKPRIND Yogyakarta
Jl. Kalisahak No. 28 Komplek Balapan Yogyakarta
Telp. (0274) 563029 Ext. 142, Fax (0274) 563847

—————————————————-

Sumber : website IST Akprind di http://www.akprind.ac.id/

Jumlah Penduduk Dunia

Jumlah Penduduk Dunia

Jumlah penduduk dunia (update Juni 2009) menurut IDB (International Data Base) Biro Sensus Amerika Serikat adalah : 6.786.694.506 jiwa.

Lima besar negara dengan jumlah penduduk terbesar adalah :

1. China 1,338,612,968
2. India 1,166,079,217
3. United States 307,212,123
4. Indonesia 240,271,522
5. Brazil 198,739,269

Daftar selengkapnya negara / wilayah dan jumlah penduduk diurutkan dari yang terbanyak adalah :

1 China 1,338,612,968
2 India 1,166,079,217
3 United States 307,212,123
4 Indonesia 240,271,522
5 Brazil 198,739,269
6 Pakistan 176,242,949
7 Bangladesh 156,050,883
8 Nigeria 149,229,090
9 Russia 140,041,247
10 Japan 127,078,679
11 Mexico 111,211,789
12 Philippines 97,976,603
13 Vietnam 86,967,524
14 Ethiopia 85,237,338
15 Egypt 83,082,869
16 Germany 82,329,758
17 Turkey 76,805,524
18 Congo (Kinshasa) 68,692,542
19 Iran 66,429,284
20 Thailand 65,905,410
21 France 64,420,073
22 United Kingdom 61,113,205
23 Italy 58,126,212
24 South Africa 49,052,489
25 Korea, South 48,508,972
26 Burma 48,137,741
27 Ukraine 45,700,395
28 Colombia 45,644,023
29 Sudan 41,087,825
30 Tanzania 41,048,532
31 Argentina 40,913,584
32 Spain 40,525,002
33 Kenya 39,002,772
34 Poland 38,482,919
35 Morocco 34,859,364
36 Algeria 34,178,188
37 Afghanistan 33,609,937
38 Canada 33,487,208
39 Uganda 32,369,558
40 Peru 29,546,963
41 Iraq 28,945,657
42 Saudi Arabia 28,686,633
43 Nepal 28,563,377
44 Uzbekistan 27,606,007
45 Venezuela 26,814,843
46 Malaysia 25,715,819
47 Ghana 23,832,495
48 Yemen 23,822,783
49 Taiwan 22,974,347
50 Korea, North 22,665,345
51 Romania 22,215,421
52 Mozambique 21,669,278
53 Sri Lanka 21,324,791
54 Australia 21,262,641
55 Madagascar 20,653,556
56 Cote d’Ivoire 20,617,068
57 Syria 20,178,485
58 Cameroon 18,879,301
59 Netherlands 16,715,999
60 Chile 16,601,707
61 Burkina Faso 15,746,232
62 Kazakhstan 15,399,437
63 Niger 15,306,252
64 Ecuador 14,573,101
65 Cambodia 14,494,293
66 Malawi 14,268,711
67 Senegal 13,711,597
68 Guatemala 13,276,517
69 Angola 12,799,293
70 Mali 12,666,987
71 Zambia 11,862,740
72 Cuba 11,451,652
73 Zimbabwe 11,392,629
74 Greece 10,737,428
75 Portugal 10,707,924
76 Tunisia 10,486,339
77 Rwanda 10,473,282
78 Belgium 10,414,336
79 Chad 10,329,208
80 Czech Republic 10,211,904
81 Guinea 10,057,975
82 Hungary 9,905,596
83 Somalia 9,832,017
84 Bolivia 9,775,246
85 Dominican Republic 9,650,054
86 Belarus 9,648,533
87 Sweden 9,059,651
88 Haiti 9,035,536
89 Burundi 8,988,091
90 Benin 8,791,832
91 Azerbaijan 8,238,672
92 Austria 8,210,281
93 Honduras 7,792,854
94 Switzerland 7,604,467
95 Serbia 7,379,339
96 Tajikistan 7,349,145
97 Israel 7,233,701
98 Bulgaria 7,204,687
99 El Salvador 7,185,218
100 Hong Kong 7,055,071
101 Paraguay 6,995,655
102 Laos 6,834,942
103 Sierra Leone 6,440,053
104 Jordan 6,342,948
105 Libya 6,310,434
106 Papua New Guinea 6,057,263
107 Togo 6,019,877
108 Nicaragua 5,891,199
109 Eritrea 5,647,168
110 Denmark 5,500,510
111 Slovakia 5,463,046
112 Kyrgyzstan 5,431,747
113 Finland 5,250,275
114 Turkmenistan 4,884,887
115 United Arab Emirates 4,798,491
116 Norway 4,660,539
117 Singapore 4,657,542
118 Georgia 4,615,807
119 Bosnia and Herzegovina 4,613,414
120 Central African Republic 4,511,488
121 Croatia 4,489,409
122 Moldova 4,320,748
123 Costa Rica 4,253,877
124 New Zealand 4,213,418
125 Ireland 4,203,200
126 Lebanon 4,017,095
127 Congo (Brazzaville) 4,012,809
128 Puerto Rico 3,971,020
129 Albania 3,639,453
130 Lithuania 3,555,179
131 Uruguay 3,494,382
132 Liberia 3,441,790
133 Oman 3,418,085
134 Panama 3,360,474
135 Mauritania 3,129,486
136 Mongolia 3,041,142
137 Armenia 2,967,004
138 Jamaica 2,825,928
139 Kuwait 2,691,158
140 West Bank 2,461,267
141 Latvia 2,231,503
142 Lesotho 2,130,819
143 Namibia 2,108,665
144 Macedonia 2,066,718
145 Slovenia 2,005,692
146 Botswana 1,990,876
147 Kosovo 1,804,838
148 Gambia, The 1,782,893
149 Gaza Strip 1,551,859
150 Guinea-Bissau 1,533,964
151 Gabon 1,514,993
152 Estonia 1,299,371
153 Mauritius 1,284,264
154 Trinidad and Tobago 1,229,953
155 Timor-Leste 1,131,612
156 Swaziland 1,123,913
157 Fiji 944,720
158 Qatar 833,285
159 Cyprus 796,740
160 Guyana 772,298
161 Comoros 752,438
162 Bahrain 727,785
163 Bhutan 691,141
164 Montenegro 672,180
165 Equatorial Guinea 633,441
166 Solomon Islands 595,613
167 Macau 559,846
168 Djibouti 516,055
169 Luxembourg 491,775
170 Suriname 481,267
171 Cape Verde 429,474
172 Western Sahara 405,210
173 Malta 405,165
174 Maldives 396,334
175 Brunei 388,190
176 Bahamas, The 309,156
177 Belize 307,899
178 Iceland 306,694
179 French Polynesia 287,032
180 Barbados 284,589
181 New Caledonia 227,436
182 Netherlands Antilles 227,049
183 Mayotte 223,765
184 Samoa 219,998
185 Vanuatu 218,519
186 Sao Tome and Principe 212,679
187 Guam 178,430
188 Saint Lucia 160,267
189 Tonga 120,898
190 Kiribati 112,850
191 Virgin Islands, U.S. 109,825
192 Micronesia, Federated States of 107,434
193 Saint Vincent and the Grenadines 104,574
194 Aruba 103,065
195 Jersey 91,626
196 Grenada 90,739
197 Northern Mariana Islands 88,662
198 Seychelles 87,476
199 Antigua and Barbuda 85,632
200 Andorra 83,888
201 Isle of Man 76,512
202 Dominica 72,660
203 Bermuda 67,837
204 Guernsey 65,870
205 American Samoa 65,628
206 Marshall Islands 64,522
207 Greenland 57,600
208 Cayman Islands 49,035
209 Faroe Islands 48,856
210 Saint Kitts and Nevis 40,131
211 Liechtenstein 34,761
212 Monaco 32,965
213 San Marino 30,324
214 Saint Martin 29,820
215 Gibraltar 28,034
216 Virgin Islands, British 24,491
217 Turks and Caicos Islands 22,942
218 Palau 20,796
219 Wallis and Futuna 15,289
220 Anguilla 14,436
221 Nauru 14,019
222 Tuvalu 12,373
223 Cook Islands 11,870
224 Saint Helena 7,637
225 Saint Barthelemy 7,448
226 Saint Pierre and Miquelon 7,051
227 Montserrat 5,097

Data tersebut update 22 Juni 2009

———————————————-

Sumber : Biro Sensus Amerika Serikat, Divisi Populasi
Referensi lain dapat ditelusuri populationmondiale , wikipedia/Penduduk , dan www.un.org

Pengenalan dan Pencegahan Terhadap Flu Baru H1N1

Cara penularan flu baru H1N1

Cara penularan flu baru H1N1 sama dengan flu musiman, cara penularannya terutama adalah melalui udara dan bersentuhan, pada umumnya bagi orang dewasa sehari sebelum gejala muncul sampai dengan 7 hari sesudah terjangkit flu jenis ini adalah mempunyai daya menular, tetapi bagi pasien yang telah terjangkit dalam beberapa kurun waktu, juga tidak dapat mengabaikan bahwa penularan virus masih dapat terjadi. Umumnya masa penularan dari anak yang terkena flu adalah lebih panjang daripada orang dewasa.

Gejala dari pada flu baru H1N1

Gejala daripada orang yang tertular flu baru H1N1 adalah sama dengan gejala flu biasa, termasuk demam, batuk, tenggorokan sakit, seluruh badan pegal linu, kepala sakit, merinding dan letih, kemungkinan ada yang timbul gejala mencret dan muntah.

Cara memastikan apakah telah tertular flu baru H1N1

Dengan gejala-gejala yang ada tidak dapat menentukan apakah telah terjangkit flu jenis baru H1N1, sehingga harus mengumpulkan sampel untuk diperiksa lebih lanjut. Bila anda pernah berwisata, pernah bersentuhan dan gejala-gejala yang disangsikan, maka disarankan segera berobat dan memberitahukan dokter tentang pengalaman berwisata dan sejarah persentuhan.

Cara pencegahan untuk perorangan

· Jauhi sumber penularan: hindari pergi ke daerah yang sedang timbul flu jenis baru .

· Perhatikan kebersihan pribadi: rajin mencuci tangan, biasakan menjaga kebershan yang baik

· Perhatikan perawatan kesehatan pribadi: olah raga yang teratur, makanan yang seimbang.

Bila terjadi gejala pada saluran pernafasan, harus memperhatikan kebersihan saluran pernafasan dan sopan santun saat batuk

· Bila batuk atau timbul gejala pada saluran pernafasan harus memakai masker, bila masker terkena ingus dan dahak, harus segera diganti dan dibuang ke tong sampah.

· Saat bersin, mulut harus ditutup dengan tissue atau sapu tangan, bila saat tidak ada tissue atau sapu tangan, dapat diganti dengan lengan baju.

· Bila terdapat gejala pada saluran pernafasan maka saat berbicara dengan orang lain, sebaiknya usahakan berdiri dengan jarak lebih dari 2 meter.

· Saat tangan bersentuhan dengan ingus, harus segera mencuci tangan dengan seksama.

· Pada saat sakit usahakan istirahat di rumah, usahakan hindari keluar rumah kecuali pergi berobat.

Bila tidak dapat menghindari untuk bepergian ke daerah yang sedang musim flu jenis baru H1 N1

Selama berada di luar negeri, harus memperhatikan hal-hal sbb.:

· Hindari bepergian ke tempat yang orangnya banyak, dan ke rumah sakit untuk membesuk orang sakit .

· Perhatikan kebersihan perorangan, biasakan kebiasaan mencuci tangan dengan rajin , bila tidak dapat mencuci tangan, dapat menggunakan cairan alkohol yang berkadar di atas 60% .

· Bila masih dalam perjalanan, timbul gejala demam yang mirip dengan gejala flu baru H1N1, harus memakai masker dan usahakan berobat secepat mungkin, bila sebagai peserta yang mengikuti tour, demi kelancaran pengobatan dan pelaporan, mohon memberitahukan pemandu wisata.

Bila kembali dari daerah yang sedang terjangkit flu jenis baru H 1 N 1:

· Bila dalam perjalanan timbul perasaan tidak enak badan, setiba di bandara mohon mengisi formulir "tabel pemeriksaan pencegahan penyakit menular", dan sampaikan kepada petugas pemeriksaan penyakit menular di bandara (khusus untuk bandara di Taiwan).

· Setelah kembali dari daerah yang. sedang terjangkit flu jenis baru H1N1, mohon setiap pagi dan malam mengukur suhu badan, dan mengawasi kondisi kesehatan pribadi selama 7 hari.

· Apabila ada timbul gejala yang mirip dengan flu baru H1N1, segera mengenakan masker, lapor ke Departemen Kesehatan untuk mendapat perawatan lebih lanjut, dan sampaikan kepada dokter :

a. Gejala-gejala

b. Sejarah perjalanan

c. Apakah pernah bersentuhan dengan orang yang disangsikan sebagai atau yang positif mengidap flu baru H1N1 dalam jarak dekat.

Informasi di atas didapat dari Council Labor Affairs Taiwan

Sumber : Lembaran “Sekilas Info” Radio Taiwan International, dalam lembaran aslinya dibagian bawah artikel terdapat tulisan “Jagalah Kesehatan! Radio taiwan International Peduli dengan anda!” . Untuk informasi lebih lanjut mengenai Radio Taiwan International dapat berkunjung kesini